Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • K Radio Jember 102,9 FM
blog-img-10

CEGAH KECELAKAAN, PT KAI DAOP 9 AKAN TUTUP BELASAN TITIK PERLINTASAN SEBIDANG TANPA PALANG PINTU

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 9 Jember akan menutup sejumlah akses perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Menurut Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal, ada 14 titik perlintasan sebidang yang akan ditutup pihaknya, tersebar dari Pasuruan hingga Banyuwangi. Dari jumlah tersebut, 5 titik di antaranya ada di Jember.

Langkah itu menurut Rizal untuk merespon kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang di Desa Bayeman, Tongas, Probolinggo pada Kamis (13/1/2022) pekan lalu. Dalam kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Logawa tersebut, 4 penumpang mobil tewas. Ironisnya, di tahun 2022 yang belum berjalan sebulan ini, sudah terjadi 6 kali kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember. Pihaknya juga mencatat, sepanjang 2021 telah terjadi kecelakaan sebanyak 23 kali kejadian di Jalur KA sepanjang lintasan Pasuruan sampai Ketapang, Banyuwangi.

Rizal melanjutkan, pada tahun lalu, KAI Daop 9 Jember telah menutup 36 perlintasan kereta api sebidang, untuk mencegah kecelakaan kereta dengan pengguna kendaraan bermotor ataupun masyarakat yang melintas. Pihaknya telah mengidentifikasi 346 titik perlintasan sebidang yang tersisa. Terdiri dari 95 titik terjaga dan 251 titik tidak terjaga. Jumlah itu menurun dari yang sebelumnya mencapai 360 titik perlintasan sebidang.

Ratusan titik perlintasan sebidang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan itu tersebar mulai dari Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Banyuwangi dan juga Jember. Rizal menambahkan, pencegahan kecelakaan lainnya pun dilakukan. Mulai dari penutupan maupun penyempitan perlintasan; pemasangan rambu-rambu; Early Warning System (EWS) dan pemasangan palang pintu baik oleh pemerintah maupun oleh badan hukum/lembaga. (adp)

Live Stream