LATIH KESIAPSIAGAAN, RATUSAN WARGA KEPANJEN JEMBER GELAR SIMULASI EVAKUASI BENCANA

LATIH KESIAPSIAGAAN, RATUSAN WARGA KEPANJEN JEMBER GELAR SIMULASI EVAKUASI BENCANA

LATIH KESIAPSIAGAAN, RATUSAN WARGA KEPANJEN JEMBER GELAR SIMULASI EVAKUASI BENCANA

Ratusan warga Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember, mengikuti latihan evakuasi mandiri menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami, Sabtu (26/9/26). 

Suasana latihan dibuat menyerupai kondisi darurat. Sirine peringatan bencana, pengeras suara masjid, megapon hingga kentongan dibunyikan secara bersahut-sahutan. Warga dari sejumlah dusun kemudian berhamburan menuju Balai Desa Kepanjen yang ditetapkan sebagai titik kumpul aman.

Latihan tersebut digelar Siaga Bencana Berbasis Masyarakat atau Sibat Desa Kepanjen, dengan pendampingan Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Jember. Peserta terdiri dari warga umum, anak-anak sekolah hingga guru.

Dalam proses evakuasi, sejumlah warga terlihat menggunakan sepeda motor untuk membantu anggota keluarga yang rentan, seperti lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas, menuju lokasi aman.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program School and Community Resilience atau SCR, hasil kerja sama PMI dan Palang Merah Jepang. Selain simulasi evakuasi, kegiatan juga diisi jalan sehat menyusuri jalur evakuasi dengan sejumlah doorprize hasil donasi berbagai pihak.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, bersama Kepala Desa Kepanjen, Sukhamid, turut memantau jalannya latihan. Evakuasi juga melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD dan sejumlah relawan.

Ketua Sibat Desa Kepanjen, H. Muklas, mengatakan seluruh rangkaian latihan akan dievaluasi untuk mengetahui kesiapan warga. Evaluasi tersebut menjadi persiapan menuju simulasi skala besar yang direncanakan melibatkan ribuan warga pada Desember 2026 atau Januari 2027.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio