ANCAM PIDANAKAN PEMBUANG LIMBAH B3, BUPATI FAWAIT: RS DAN PUSKESMAS SUDAH SIAP KELOLA SAMPAH MANDIRI

ANCAM PIDANAKAN PEMBUANG LIMBAH  B3, BUPATI FAWAIT: RS DAN PUSKESMAS SUDAH SIAP KELOLA SAMPAH MANDIRI

ANCAM PIDANAKAN PEMBUANG LIMBAH B3, BUPATI FAWAIT: RS DAN PUSKESMAS SUDAH SIAP KELOLA SAMPAH MANDIRI

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan rumah sakit daerah dan seluruh puskesmas telah siap melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, termasuk limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.

Hal itu disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, Rabu (27/5/26)menyusul peringatan dari pemerintah pusat terkait kondisi sampah di Kabupaten Jember.

Bupati Fawait mengatakan, dalam jangka pendek pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan publik, mulai sekolah, puskesmas, hingga unit pelayanan di kecamatan untuk melakukan pengelolaan sampah sederhana secara mandiri.

Menurutnya, khusus untuk rumah sakit daerah dan sekitar 50 Puskesmas di Jember, pengelolaan limbah B3 dipastikan aman dan telah mendapat instruksi yang jelas dari pemerintah daerah.

Selain fasilitas milik pemerintah, sejumlah rumah sakit swasta dan lembaga lain juga telah mendapat teguran agar memperbaiki sistem pengelolaan sampahnya. Pemerintah daerah menegaskan akan mengambil langkah lanjutan apabila masih ditemukan pelanggaran.

Bupati Fawait juga mengajak masyarakat ikut membantu pengawasan, khususnya jika menemukan oknum yang membuang sampah sembarangan, termasuk limbah B3 yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Masyarakat diminta mendokumentasikan pelanggaran tersebut melalui foto atau video, kemudian melaporkannya melalui kanal pengaduan Wadul Gus’e milik Pemerintah Kabupaten Jember.

Menurut Bupati, tindakan membuang sampah sembarangan, terutama limbah berbahaya, dapat dikenai sanksi pidana khusus sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, pemerintah daerah juga menyiapkan penanganan jangka panjang melalui sistem pengelolaan sampah terpadu dengan melibatkan pemerintah pusat dan dunia usaha agar persoalan sampah di Jember dapat tertangani secara berkelanjutan.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio