EKONOMI JEMBER MELAJU 6,35 PERSEN, TERTINGGI DI SEKAR KIJANG DAN LAMPAUI JATIM

EKONOMI JEMBER MELAJU 6,35 PERSEN, TERTINGGI DI SEKAR KIJANG DAN LAMPAUI JATIM

EKONOMI JEMBER MELAJU 6,35 PERSEN, TERTINGGI DI SEKAR KIJANG DAN LAMPAUI JATIM

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai 6,35 persen secara tahunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian tersebut menjadi yang tertinggi di kawasan Sekar Kijang, sekaligus melampaui pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang tercatat 5,96 persen dan nasional sebesar 5,61 persen.

Kepala BPS Kabupaten Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsih, Sabtu (13/6/26) menjelaskan, pertumbuhan ekonomi daerah didorong oleh sejumlah sektor utama. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,51 persen. Disusul industri pengolahan sebesar 1,45 persen, perdagangan 0,89 persen, serta informasi dan komunikasi 0,72 persen.

Menurut Peni, sektor pertanian menjadi motor penggerak utama perekonomian Jember. Produksi padi dan jagung meningkat signifikan, dengan produksi padi tumbuh sekitar 27 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kondisi tersebut didukung curah hujan yang cukup sehingga menunjang pertumbuhan tanaman.

Selain itu, sektor peternakan juga mengalami peningkatan produksi seiring tingginya kebutuhan daging dan telur untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Sementara hasil tangkapan ikan laut pada triwulan pertama tahun ini juga meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi pertanian dan industri pengolahan turut mendorong aktivitas perdagangan. Perputaran barang dan komoditas menjadi lebih tinggi sehingga memberikan dampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, sektor industri pengolahan dan konstruksi juga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi. Industri makanan dan minuman tercatat meningkat sekitar tujuh persen. Sedangkan sektor konstruksi terdorong pembangunan Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang jumlahnya kini mendekati 200 unit di berbagai wilayah Jember.

Peni menambahkan, struktur ekonomi Jember yang masih didominasi sektor pertanian membuat peningkatan kinerja sektor tersebut memberikan dampak besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB. 

Meski demikian, ia mengingatkan sektor pertanian sangat bergantung pada kondisi cuaca sehingga perlu dukungan sektor ekonomi lainnya agar pertumbuhan ekonomi Jember tetap terjaga secara berkelanjutan sepanjang tahun.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio