PDI Perjuangan menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Jember agar pencairan insentif bagi guru ngaji dapat direalisasikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp46 miliar untuk sekitar 27 ribu penerima.
Anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahyu Prayudi Nugroho, Selasa (10/2/26) meminta agar proses pendataan hingga penerbitan surat keputusan dipercepat. Mengingat waktu menuju Idul Fitri tersisa kurang dari dua bulan.
Wahyu berharap, pendataan dapat dituntaskan pada minggu pertama dan kedua Februari sesuai perencanaan. Selanjutnya, proses verifikasi dan peng-SK-an diharapkan rampung pada pekan ketiga Februari.
Dengan skema tersebut, pencairan insentif ditargetkan dapat dilakukan pada pekan keempat Februari hingga dua pekan awal Maret. Sehingga para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut menjelang lebaran.
Selain percepatan waktu, Wahyu juga menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran. Ia meminta seluruh kendala teknis yang sebelumnya sempat terjadi diantisipasi sejak awal agar tidak kembali menyebabkan keterlambatan pencairan.
Pada tahun 2026 ini, insentif akan diberikan kepada sekitar 22.000 guru ngaji muslim dan nonmuslim, 3.000 marbot, serta 2.000 ketua pengajian muslimah. Masing-masing penerima akan memperoleh insentif sebesar Rp1,5 juta.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.