SERAPAN AWAL TAHUN TINGGI, PETANI JEMBER DIIMBAU TAK BORONG PUPUK SUBSIDI

SERAPAN AWAL TAHUN TINGGI, PETANI JEMBER DIIMBAU TAK BORONG PUPUK SUBSIDI

SERAPAN AWAL TAHUN TINGGI, PETANI JEMBER DIIMBAU TAK BORONG PUPUK SUBSIDI

PT Pupuk Indonesia mencatat serapan pupuk subsidi di Kabupaten Jember sejak awal tahun 2026 tergolong cukup tinggi, khususnya di Kecamatan Gumukmas, Balung, dan Bangsalsari. Meski demikian, Pupuk Indonesia menegaskan pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan pupuk subsidi sesuai kebutuhan.

Account Executive PT Pupuk Indonesia, Slamet Saputra, Rabu (4/2/26) menyampaikan, di Kecamatan Gumukmas, serapan pupuk urea mencapai 465 ton dari alokasi 3.636 ton. Untuk pupuk NPK, realisasi tercatat 581 ton dari alokasi 2.783 ton.

Di Kecamatan Balung, realisasi pupuk urea tercatat 477 ton dari alokasi 2.200 ton. Sedangkan pupuk NPK telah terserap 510 ton dari total alokasi 1.696 ton.

Sementara itu, di Kecamatan Bangsalsari serapan pupuk urea telah mencapai 472 ton dari alokasi 2.195 ton, sementara pupuk NPK terserap 521 ton dari alokasi 2.054 ton

Slamet Saputra menilai, tingginya serapan pupuk subsidi di awal tahun menunjukkan antusiasme petani cukup besar. Namun ia mengingatkan agar pupuk subsidi digunakan secara tepat sasaran dan tidak dibeli secara berlebihan.

PT Pupuk Indonesia mengimbau petani untuk tetap mengikuti rencana tanam dan dosis anjuran, sehingga pupuk subsidi dapat mencukupi kebutuhan bersama dan tidak menimbulkan kepanikan pembelian di tingkat petani. 

Secara keseluruhan, penyaluran pupuk subsidi di Jember saat ini telah mencapai sekitar 10 persen untuk urea dan 15 persen untuk NPK dari total alokasi tahun ini sebesar 124 ribu ton.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio