Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember memperkuat jejaring akademik nasional dengan Program Studi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kerja sama ini dikukuhkan melalui kegiatan Kuliah Tamu atau Visiting Lecture pada Jumat, 7 November 2025.
Kegiatan ini digelar setelah penandatanganan Implementasi Kerja Sama dan benchmarking akademik antara kedua program studi. Dalam kuliah tamu tersebut, Koordinator Prodi Tadris IPA UIN KHAS Jember, Dinar Maftukh Fajar, S.Pd., M.PFis., hadir sebagai pemateri dengan tema “Mengajar Fisika Tanpa Miskonsepsi: Strategi dan Refleksi.”
Melalui platform interaktif Mentimeter, Dinar mengajak mahasiswa semester lima Pendidikan Fisika UIN Bandung untuk berdiskusi dan mengidentifikasi kesalahan umum dalam memahami konsep dasar fisika seperti gaya, gerak, dan suhu.
Suasana kuliah berlangsung hangat dan penuh antusias, karena peserta aktif berdialog dan tertawa saat menyadari miskonsepsi yang sering terjadi.
Menurut Dinar, guru yang baik bukan hanya mengajarkan rumus, tetapi juga membimbing cara berpikir ilmiah. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kemampuan mahasiswa calon guru dalam mengenali dan memperbaiki miskonsepsi secara ilmiah melalui strategi berbasis konflik kognitif dan simulasi digital.
Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Adam Malik, M.Pd., menyambut baik sinergi akademik ini dan mendorong agar hasil kuliah tamu dapat dikembangkan menjadi riset bersama mengenai miskonsepsi fisika.
Kerja sama ini menjadi langkah nyata kedua program studi dalam memperkuat tridarma perguruan tinggi serta mendorong inovasi pembelajaran sains yang kolaboratif dan bermakna.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.