Komisi D DPRD Jember merekomendasikan penambahan kamera pengawas atau CCTV di Sekolah Rakyat Terintegrasi Jember, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung Jember. Rekomendasi ini disampaikan setelah para legislator melakukan inspeksi mendadak pada Selasa (27/10/26), menyusul dugaan kekerasan terhadap siswa yang terjadi pekan lalu.
Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsi Khoris, menegaskan penambahan CCTV diperlukan untuk memperkuat pengawasan, terutama di area sekolah yang belum terpantau kamera pengawas. Upaya ini diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa sekaligus membantu penelusuran apabila muncul persoalan di lingkungan sekolah.
Dalam sidak yang dilakukan bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Dinas Pendidikan Jember tersebut, Komisi D juga memeriksa fasilitas sekolah dan memastikan kondisi siswa yang diduga menjadi korban kekerasan.
Sunarsi menyampaikan, kondisi siswa kini telah pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar. Meski demikian, evaluasi terhadap sistem pengawasan sekolah dinilai tetap penting, terlebih proses hukum dugaan kekerasan tersebut masih ditangani Polres Jember.
Selain penambahan CCTV, Komisi D juga menekankan pentingnya persyaratan khusus bagi pihak yang terlibat dalam pendampingan maupun kegiatan belajar mengajar. Pendampingan terhadap siswa harus dilakukan secara hati-hati, penuh perhatian, dan mengutamakan kenyamanan anak.
DPRD Jember berharap penambahan CCTV dan pembenahan sistem pengawasan segera ditindaklanjuti agar seluruh siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman di lingkungan Sekolah Rakyat.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.