Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Ari Sandy, Kepada K Radio, Senin (20/72026) mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rangkaian agenda pariwisata, olahraga, dan ekonomi kreatif sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Seluruh agenda juga terbuka untuk masyarakat dan dapat dinikmati secara gratis.
Bobby menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Karena itu, Disporabudpar menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku UMKM, hotel, agen perjalanan, Polres Jember, hingga komunitas kreatif untuk menghadirkan beragam atraksi yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Menurutnya, pariwisata hanya bisa berkembang jika seluruh elemen bergerak bersama. Kolaborasi menjadi kunci agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.
Untuk semakin memeriahkan rangkaian kegiatan, Disporabudpar juga masih menjalin komunikasi dengan sejumlah musisi nasional, di antaranya Ndarboy Genk dan beberapa penyanyi lain. Kehadiran mereka diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Jember.
Seiring gelaran bertaraf internasional Fashion Carnaval (JFC) pada 24-26 Juli 2026, Disporabudpar juga menyiapkan sejumlah program ekonomi kreatif. Salah satunya pameran seni bertajuk "Sarkastik", yang menampilkan karya berbahan limbah plastik sebagai bentuk edukasi sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman dan komunitas kreatif. Pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan Jember Creative Center (JCC) sebagai pusat kolaborasi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, dan industri kreatif.
Kolaborasi dengan komunitas turut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Layang-layang di kawasan wisata Pantai Watu Ulo. Festival ini diharapkan dapat menambah daya tarik destinasi wisata pesisir sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.
Di sektor sport tourism, Disporabudpar juga berupaya menghidupkan kembali potensi olahraga selancar (surfing) di Pantai Watu Ulo yang sempat berkembang pada awal tahun 2000-an. Rencana tersebut telah dibahas bersama Bupati Jember dengan melibatkan seorang pelatih surfing bertaraf internasional asal Ambulu.
Menurut Bobby, pengembangan wisata olahraga ini diharapkan mampu mengembalikan pamor Pantai Watu Ulo sebagai destinasi surfing sekaligus menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bobby berharap, seluruh rangkaian agenda sepanjang Juli hingga Agustus ini tidak hanya memperkuat citra Jember sebagai destinasi wisata, olahraga, dan ekonomi kreatif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.(rz)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.