HEWAN KURBAN JEMBER LEBIH SEHAT DAN BEBAS PMK, PETERNAK OPTIMISTIS PENJUALAN NAIK TAJAM

HEWAN KURBAN JEMBER LEBIH SEHAT DAN BEBAS PMK, PETERNAK OPTIMISTIS PENJUALAN NAIK TAJAM

HEWAN KURBAN JEMBER LEBIH SEHAT DAN BEBAS PMK, PETERNAK OPTIMISTIS PENJUALAN NAIK TAJAM

Menjelang Hari Raya Idul Adha, kondisi kesehatan hewan kurban di Kabupaten Jember tahun ini dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Mantri hewan Puskesmas Rambipuji, Sudarmaji, Jumat (15/5/26) mengatakan, jika tahun lalu banyak ternak terserang penyakit mulut dan kuku atau PMK, tahun ini kondisi ternak di wilayah Jember relatif aman. Meski begitu, para peternak tetap diminta waspada terhadap potensi munculnya penyakit pada hewan ternak.

Menurut Sudarmaji, langkah pencegahan harus terus dilakukan melalui vaksinasi rutin, menjaga kebersihan kandang, serta memperhatikan kualitas pakan ternak. Dengan perawatan yang baik, kesehatan hewan kurban dapat tetap terjaga hingga masa penjualan dan penyembelihan.

Sementara itu, permintaan hewan kurban mulai mengalami peningkatan. Marketing Alwi Farm Sukorambi, Alvin Rahmatullah mengatakan, kurang dari dua pekan jelang idul adha, pesanan hewan kurban mulai ramai. Baik melalui pembelian online maupun pelanggan lama yang datang langsung.

Menurut Alvin, kambing menjadi hewan kurban yang paling banyak dipesan masyarakat tahun ini. Harga kambing berada di kisaran Rp 7 juta. Selain kambing, peternakan tersebut juga menyediakan domba dengan harga mulai Rp 1,5 juta dan sapi jenis limosin dan simental mulai Rp 30 juta.

Perhatian terhadap kesehatan ternak menjadi hal utama agar hewan kurban tetap sehat saat diterima pembeli. Karena itu, selain pemberian pakan berkualitas, kebersihan kandang juga rutin dijaga untuk mencegah munculnya penyakit pada ternak.

Dengan kondisi kesehatan hewan yang lebih baik tahun ini, para peternak berharap penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha terus meningkat dibanding tahun sebelumnya.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio