Pemerintah Kabupaten Jember bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan pelaku UMKM melalui perluasan akses pembiayaan, perizinan, dan pasar. Upaya tersebut diwujudkan melalui Festival Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM yang digelar di Jember, Selasa (21/7/26).
Bupati Jember Muhammad Fawait mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri UMKM, dan Wakil Menteri UMKM yang telah memilih Jember sebagai tuan rumah festival. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu pelaku usaha mikro, terutama dalam memperoleh kemudahan perizinan dan akses permodalan.
Dipilihnya Jember sebagai lokasi penyelenggaraan juga menjadi pengakuan bahwa daerah ini diproyeksikan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi sektor informal.
Gus Fawait juga menyambut baik kebijakan pemerintah yang menurunkan bunga pinjaman PNM Mekaar menjadi delapan persen. Kebijakan tersebut dinilai menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro karena dapat meringankan beban pembiayaan dan memperluas kesempatan mengembangkan usaha.
Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan pemberdayaan UMKM kini dilakukan dengan pendekatan ekosistem. Selain mempermudah akses pembiayaan, pemerintah juga memastikan pelaku usaha memperoleh akses pasar agar usahanya dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Hingga Juli 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR secara nasional telah mencapai Rp160 triliun. Di Jawa Timur, penyaluran KUR mencapai Rp27 triliun kepada lebih dari 470 ribu pelaku UMKM.
Sementara di Kabupaten Jember, penyaluran KUR telah melampaui Rp1 triliun kepada lebih dari 20 ribu UMKM. Sebanyak 69 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi, melampaui rata-rata target nasional sebesar 65 persen.
Pemkab Jember juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam memperkuat usaha mikro melalui program Gerobak Cinta, perluasan akses permodalan, pelatihan, hingga pendampingan usaha.
Pemerintah daerah juga akan mendorong UMKM yang telah berkembang agar naik kelas, sekaligus menciptakan pelaku usaha baru dari masyarakat miskin ekstrem usia produktif sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi kerakyatan.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.