Meluasnya kasus campak di Kabupaten Jember menjadi perhatian serius dan membutuhkan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya terkait pentingnya imunisasi.
Ketua Komisi D DPRD Jember, Sunarsih Khoris, menyampaikan bahwa penyebaran campak yang awalnya terjadi di wilayah Madura, kini mulai merebak di Jember. Kondisi ini dinilai tidak lepas dari masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap imunisasi.
Dalam rapat bersama Dinas Kesehatan yang digelar Selasa sore (5/6/26), Sunarsih mengungkapkan bahwa upaya pencegahan sebenarnya telah dilakukan, mulai dari kegiatan posyandu hingga kerjasama dengan pihak sekolah. Namun, capaian tersebut belum optimal karena partisipasi masyarakat masih kurang.
Selain itu, program imunisasi bagi tenaga kesehatan di tiga rumah sakit juga disebut belum terealisasi sepenuhnya. Hal ini menjadi catatan penting karena tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan penyakit menular.
Ia menegaskan, ke depan diperlukan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan, termasuk dalam penyusunan anggaran penanganan penyakit.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Jember, Rita Wahyuningsih, membenarkan adanya peningkatan kasus campak di Jember.
Ia menjelaskan, dari 107 sampel terduga campak yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, sebanyak 25 sampel telah dinyatakan positif setelah hasil pemeriksaan keluar.
Pengiriman sampel sendiri telah dilakukan sejak awal tahun hingga Februari, namun sempat tertunda karena keterbatasan reagen di laboratorium, sehingga hasil baru dapat diterima saat ini.
Rita menambahkan, apabila ditemukan kasus baru, penanganan telah dilakukan sesuai tata laksana, termasuk melalui program imunisasi. Ia juga menyebutkan bahwa campak merupakan penyakit yang umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, meski tetap perlu penanganan yang tepat.
Dari pemantauan di lapangan, peningkatan kasus campak terdeteksi di sejumlah wilayah, di antaranya Puskesmas Ledokombo dengan tiga kasus, Panti satu kasus, serta peningkatan lebih dari dua kasus di wilayah kerja Puskesmas Mayang dan Sumberjambe.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.