TAK MAIN-MAIN! KEMENKEU PILIH 30 BUMDES UNTUK DAPAT PENDAMPINGAN KHUSUS DARI UNEJ

TAK MAIN-MAIN! KEMENKEU PILIH 30 BUMDES UNTUK DAPAT PENDAMPINGAN KHUSUS DARI UNEJ

TAK MAIN-MAIN! KEMENKEU PILIH 30 BUMDES UNTUK DAPAT PENDAMPINGAN KHUSUS DARI UNEJ

Kementerian Keuangan kembali menggandeng perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes. Program yang telah berjalan selama tiga tahun ini bertujuan membantu Bumdes mengembangkan usaha sekaligus memperbaiki tata kelola keuangan mereka.

Anggota Tim Dana Desa Kementerian Keuangan, Yadi Hadian, saat berada di Jember, Kamis (11/6/26) menjelaskan, keterbatasan sumber daya di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan membuat Kemenkeu tidak bisa melakukan pendampingan langsung ke seluruh desa. Karena itu, Kemenkeu bekerja sama dengan empat perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Jember.

Sebagai langkah awal, digelar workshop di gedung Ir. Soekarno, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember, yang diikuti 100 peserta. Terdiri dari 60 Bumdes dan 40 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, dan Pasuruan. Kegiatan ini menjadi ajang pemetaan potensi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi usaha desa.

Dari hasil workshop tersebut, sebanyak 30 Bumdes akan dipilih untuk mendapatkan pendampingan intensif selama empat bulan. Pendampingan dilakukan oleh tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember yang akan membantu memperkuat pengelolaan keuangan, administrasi, hingga strategi pemasaran.

Yadi menambahkan, pendampingan dilakukan secara rutin setiap bulan dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Keuangan. Sementara untuk KDMP tidak masuk program pendampingan intensif karena telah memiliki pendamping tersendiri dari pemerintah.

Melalui program ini, Kementerian Keuangan berharap Bumdes dapat berkembang lebih profesional, mandiri, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio