KEPALA BGN KUNJUNGI JEMBER, 207 DAPUR MBG PUTAR UANG Rp200 MILIAR PER BULAN

KEPALA BGN KUNJUNGI JEMBER, 207 DAPUR MBG PUTAR UANG Rp200 MILIAR PER BULAN

KEPALA BGN KUNJUNGI JEMBER, 207 DAPUR MBG PUTAR UANG Rp200 MILIAR PER BULAN

Kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kamis (16/4/26) menjadi momentum penting percepatan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Kabupaten Jember.

Dalam kunjungan tersebut, Dadan sekaligus meresmikan dapur MBG yang menjadi bagian dari penguatan layanan pemenuhan gizi masyarakat.

Dadan menyebut, Jember menjadi salah satu daerah percontohan dalam ketepatan penyajian data penerima manfaat program MBG. Menurutnya, data dari sistem dapodik yang dimiliki pemerintah masih dapat disempurnakan, mengingat masih ada kelompok penerima seperti santri yang belum sepenuhnya terakomodasi.

Ia juga mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjalankan program ini, terutama melalui pembentukan satuan tugas percepatan SPPG yang melibatkan berbagai elemen. Hal ini dinilai mampu mempercepat implementasi sekaligus memastikan manfaat program dirasakan luas.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan setiap dapur SPPG akan menerima anggaran sekitar Rp1 miliar per bulan. Dari jumlah tersebut, 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku yang berdampak langsung pada pergerakan ekonomi lokal. 

Sementara 20 persen digunakan untuk operasional, termasuk menggaji relawan yang mayoritas berasal dari warga sekitar. Adapun 10 persen sisanya digunakan untuk pengembalian investasi mitra.

Dengan skema tersebut, dari 207 dapur SPPG yang saat ini telah beroperasi di Jember, tercatat sekitar Rp200 miliar dana berputar setiap bulan di masyarakat. Kedepan, jumlah dapur SPPG di Jember diproyeksikan mencapai 400 unit, yang berarti potensi perputaran ekonomi akan semakin besar.

Insert, Dadan Hindayana 

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyambut baik kunjungan Kepala BGN tersebut. Ia menilai program MBG bukan hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, jika seluruh dapur SPPG telah beroperasi penuh, maka total anggaran yang beredar bisa mencapai sekitar Rp4,6 triliun per tahun. Angka tersebut hampir setara dengan APBD Kabupaten Jember.

Bupati optimistis, perputaran uang dari program MBG ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan pada akhirnya menekan angka kemiskinan di Jember.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio