Perusahaan Umum Daerah Perkebunan Kahyangan Jember berencana mengembangkan kawasan Gunung Pasang, Kecamatan Panti, sebagai destinasi eduwisata terintegrasi. Kawasan yang dikenal memiliki panorama alam pegunungan dan hamparan perkebunan ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata sekaligus sarana edukasi.
Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan PDP Kahyangan Jember, Nyoman Aribowo, Senin (6/7/26) mengatakan konsep yang disiapkan tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga pengalaman langsung mengenal aktivitas perkebunan. Pengunjung nantinya dapat mengikuti kegiatan seperti memetik kopi saat musim panen, mencoba menyadap pohon karet, hingga melihat proses pengolahan hasil perkebunan.
Menurut Nyoman, pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi wisatawan karena tidak sekadar menikmati pemandangan, tetapi juga memahami proses budidaya dan pengolahan komoditas perkebunan yang menjadi salah satu potensi unggulan Jember.
Selain aktivitas perkebunan, pengembangan juga akan menyasar sejumlah objek wisata alam di kawasan Gunung Pasang, di antaranya Sungai Boma, Rimba Camp, dan Air Terjun Tancak. Seluruh destinasi tersebut dirancang saling terhubung dalam satu kawasan wisata terpadu sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan aktivitas.
Nyoman menambahkan, pengembangan kawasan Gunung Pasang tidak hanya bertujuan menjadi tempat rekreasi untuk melepas penat. Konsep eduwisata yang diusung diharapkan menjadi media pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat dunia perkebunan sekaligus menikmati suasana alami di lereng pegunungan.
Melalui pengembangan ini, PDP Kahyangan berharap kawasan Gunung Pasang dapat menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu mendorong kunjungan wisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.