KERACUNAN MASSAL MBG CORENG NAMA JEMBER, SATGAS USUL SUSPEND PERMANEN SPPG

KERACUNAN MASSAL MBG CORENG NAMA JEMBER, SATGAS USUL SUSPEND PERMANEN SPPG

KERACUNAN MASSAL MBG CORENG NAMA JEMBER, SATGAS USUL SUSPEND PERMANEN SPPG

 

Kasus keracunan massal yang menimpa siswa TK dan PAUD di Kecamatan Kaliwates dinilai telah mempermalukan Kabupaten Jember di tengah statusnya sebagai daerah percontohan nasional program Makan Bergizi Gratis atau MBG. 

Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Achmad Imam Fauzi, menyayangkan hingga kini belum ada dapur SPPG yang dijatuhi sanksi suspend permanen meski insiden serupa berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Achmad Imam Fauzi yang juga Ketua Satgas MBG Jember, mengaku kecewa dan prihatin karena insiden itu mencoreng nama Pemerintah Kabupaten Jember. Menurutnya, Jember selama ini menjadi salah satu daerah percontohan nasional program MBG, sehingga kasus keracunan massal menjadi perhatian serius.

Ia juga menyoroti belum adanya kebijakan suspend permanen terhadap dapur SPPG yang terbukti lalai dalam menerapkan standar keamanan pangan. Padahal menurutnya, keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

Saat ini Satgas MBG masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan penelitian lapangan untuk memastikan penyebab keracunan. Hasil tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi sanksi kepada Badan Gizi Nasional.

Meski kondisi seluruh korban dilaporkan telah membaik, Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan tidak akan mentoleransi kelalaian dalam pengolahan makanan bagi siswa penerima manfaat.

Satgas MBG Jember berencana mengusulkan sanksi lebih tegas, termasuk kemungkinan suspend permanen bagi SPPG yang terbukti melanggar prosedur keamanan pangan. Langkah itu diharapkan menjadi evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Jember kembali berjalan aman dan tidak lagi menimbulkan kasus serupa.(thn)

Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.

avatar
Kradio