Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember mengintensifkan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah lapak pedagang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat, layak disembelih, dan aman dikonsumsi masyarakat.
Petugas DKPPP Jember, Jumat pagi (22/5/26) menyisir sejumlah lapak pedagang hewan kurban di Kecamatan Sumbersari. Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek kondisi fisik ternak, memastikan usia hewan sesuai syarat kurban, hingga menelusuri asal ternak yang diperdagangkan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPPP Jember, Henry Kurniawan, mengatakan, dalam sepekan terakhir, DKPPP juga menggandeng organisasi profesi dokter hewan guna memperluas pengawasan di berbagai wilayah Kabupaten Jember.
Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas hewan kurban yang dijual di lapak-lapak jalanan dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih pada Idul Adha mendatang. Pengawasan akan terus dilakukan hingga hari penyembelihan untuk memastikan kondisi ternak tetap terjaga.
Insert, Henry
Sementara itu, salah satu pedagang hewan kurban, Ali Wafa mengaku terus menjaga kualitas pakan dan kebersihan kandang agar ternak tetap sehat saat penjualan hingga hari penyembelihan.
Meski Hari Raya Kurban semakin dekat, sejumlah pedagang menyebut permintaan hewan kurban tahun ini belum mengalami peningkatan signifikan.
Secara umum, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Jember tahun ini dipastikan surplus dan mencukupi kebutuhan masyarakat. DKPPP mencatat populasi sapi siap kurban mencapai 11 ribu ekor, domba 22 ribu ekor, dan kambing sekitar 8 ribu ekor.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.