Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau PAN-RB, Rini Widyantini, meninjau Mal Pelayanan Publik atau MPP Jember, Senin (26/1026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan inovasi pelayanan masyarakat yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Rini mengapresiasi integrasi 279 jenis layanan dalam satu lokasi. Upaya ini dinilai memudahkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi tanpa harus mendatangi sejumlah kantor dinas secara terpisah. Penerapan pakta integritas bagi petugas dan masyarakat juga dilakukan untuk mencegah praktik pungutan liar.
Peningkatan kualitas layanan publik Jember turut tercermin dari indeks pelayanan publik yang naik dari 4,62 pada 2024 menjadi 4,68 pada 2025. Capaian ini menjadi salah satu indikator perbaikan tata kelola pelayanan yang terus dikembangkan melalui integrasi layanan dan digitalisasi.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelaskan, pemerintah daerah juga telah menuntaskan tunggakan 62 ribu blangko KTP yang sebelumnya sempat terkendala. Selain itu, perluasan titik pelayanan publik dilakukan di empat penjuru wilayah Kabupaten Jember agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan pemerintah.
Tak hanya pelayanan administrasi, Pemkab Jember juga memperkuat layanan kesehatan dengan sistem jemput bola. Di antaranya melalui program perawatan kesehatan di rumah atau homecare, serta Mobil Cinta yang menyediakan fasilitas antar jemput bagi pasien kurang mampu.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan integrasi layanan dan sinergi pemerintah pusat dengan daerah, Jember diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong birokrasi yang lebih efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.(thn)
Copyright © 2024 K Radio Jember 102,9 FM Developed by Sevenlight.ID.